Senin, 15 Jun 2026
light_mode
Beranda » Hukum » Rokok Bodong Merek Humer Merajalela: Dari Pamekasan Menjalar ke Sumenep hingga Nasional, Pengawasan Melemah

Rokok Bodong Merek Humer Merajalela: Dari Pamekasan Menjalar ke Sumenep hingga Nasional, Pengawasan Melemah

  • account_circle Him
  • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
  • visibility 340

Sumenep– Peredaran rokok bodong merek Humer produksi Pamekasan sangat mengkhawatirkan. Produk tembakau yang diduga tak bercukai resmi ini menyebar luas di Sumenep dan mulai menembus pasar nasional tanpa ada upaya pengendalian yang jelas dari aparat terkait., ( Minggu, 27/07/2025)

Warung-warung kecil di pelosok desa, kios di kota, hingga pengecer keliling tak lagi asing dengan merek ini.

Harganya murah, kemasannya menarik, dan distribusinya masif. Tapi ironisnya, banyak pihak menyebut bahwa rokok Humer tak terdaftar secara resmi sebagai produk legal, alias bodong.

“Jelas ini pelanggaran. Kalau terus dibiarkan, negara dirugikan dan pengusaha resmi semakin tertekan,” ujar Hasan, aktivis pengawas industri rokok di Madura.

Di Sumenep, Humer menjadi “raja warung”. Produk ini seolah-olah punya jalur distribusi khusus yang tidak tersentuh aparat.

“Padahal, berdasarkan data lapangan, rokok ini tidak ditemukan dalam daftar merk yang membayar cukai resmi ke negara,” tuturnya.

Peredaran rokok bodong seperti Humer bukan sekadar soal pelanggaran administrasi. Ini menyangkut kerugian negara dari sektor cukai dan pajak, rusaknya persaingan usaha, dan meningkatnya potensi penyelundupan lintas daerah.

“Sumenep dijadikan pasar utama, tapi pemerintah daerah diam. Ini bisa dianggap pembiaran sistemik,” tegas Bahrul pemerhati kebijakan fiskal lokal.

Yang lebih mencengangkan, peredaran Humer telah menjalar hingga ke Jawa Tengah, Kalimantan, dan beberapa kota besar di Indonesia. Jejak distribusinya sulit dilacak karena tidak melalui jalur resmi dan tak menyertakan dokumen legal yang sah.

Kondisi ini menimbulkan desakan dari berbagai pihak agar Bea Cukai, Kepolisian, dan Pemerintah Daerah segera turun tangan secara tegas.

“Kalau Humer tetap dibiarkan, artinya negara kalah oleh rokok bodong. Ini harus dihentikan sekarang,” kata seorang pengusaha rokok legal di Pamekasan yang merasa usahanya tercekik oleh kompetitor ilegal ini.

Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari aparat terkait. Namun, semakin meluasnya peredaran Humer menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan terhadap industri rokok di daerah, terutama di wilayah Madura.

Rokok Humer patut ditelusuri secara mendalam. Jika benar terbukti tak memiliki legalitas resmi, maka langkah tegas perlu segera diambil demi menyelamatkan penerimaan negara dan menegakkan keadilan usaha.

Sementara Kepala Bea Cukai Madura belum dapat dikonfirmasi hingga berita tayang .

  • Penulis: Him

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kominfo Sampang Gelar Bimtek

    Kominfo Sampang Gelar Bimtek

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sampang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sampang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Aplikasi Website Perangkat Daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kominfo Sampang mulai Rabu hingga Kamis, 3–4 Desember 2025. Bimtek menghadirkan narasumber dari Dinas Kominfo Sampang, yakni Mu’ammal Hamidy, S.Kom., dan Ach. Muqaddam, S.Kom. Peserta kegiatan terdiri dari berbagai perangkat daerah, […]

  • TPID Sumenep Pantau Harga Kebutuhan Pokok

    TPID Sumenep Pantau Harga Kebutuhan Pokok

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Hin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sumenep – Dalam rangka percepatan pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep melaksanakan pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat di tingkat pasar dan distributor. Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedi Iskandar, yang memimpin langsung pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat di […]

  • Pemkab Sampang Gelar Rakor SPBE 2025

    Pemkab Sampang Gelar Rakor SPBE 2025

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Jon
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Pemerintah Digital dan Pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025 di Aula Pemkab Sampang, Selasa (15/7/2025). Rakor tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiyawan, Asisten Administrasi Umum Anang Djoenaidi, Kepala Bagian Organisasi Kustantianah, serta Tim SPBE […]

  • Borok Lapas Pamekasan Terkuak: Narkoba, Kamar, hingga Mamin Napi Dipertanyakan

    Borok Lapas Pamekasan Terkuak: Narkoba, Kamar, hingga Mamin Napi Dipertanyakan

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle AMR
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PMK – Dugaan penyelundupan narkoba oleh oknum petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan kembali mengguncang kepercayaan publik. Penjara yang seharusnya menjadi ruang pembinaan justru kembali disorot sebagai tempat rawan praktik gelap yang diduga telah berlangsung lama dan berulang. Seorang oknum petugas lapas berinisial AK diamankan pada Minggu, 11 Januari 2026, setelah diduga tertangkap tangan hendak […]

  • Bupati Bangkalan Ikuti Peluncuran Logo HUT ke-80 RI

    Bupati Bangkalan Ikuti Peluncuran Logo HUT ke-80 RI

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Duta
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Bangkalan – BUPATI Bangkalan Lukman Hakim bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan mengikuti peluncuran resmi logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui konferensi daring (Zoom Meeting), Rabu (23/7/2025). Peluncuran logo ini dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dari Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Logo HUT RI ke-80 yang diperkenalkan […]

  • Polres Sumenep Bongkar Jaringan Mafia BBM, Soleh, AW Oknum Polairud dan 3 Orang Lainnya Ditetapkan Tersangka

    Polres Sumenep Bongkar Jaringan Mafia BBM, Soleh, AW Oknum Polairud dan 3 Orang Lainnya Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle HM
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SMP – Satuan Reserse Kriminal Polres Sumenep berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep. Pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pengangkutan solar subsidi tanpa dilengkapi dokumen resmi. Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 6 November 2025, sekitar pukul 01.45 WIB, di […]

expand_less