Senin, 15 Jun 2026
light_mode
Beranda » Hukum » Fenomena Satu PT Naungi Banyak Media Online Bahkan Catut Nama Dewan Pers Semakin Liar, DP Diminta Turun Tangan

Fenomena Satu PT Naungi Banyak Media Online Bahkan Catut Nama Dewan Pers Semakin Liar, DP Diminta Turun Tangan

  • account_circle Dick
  • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
  • visibility 270

JAKARTA – Fenomena Saru PT rame rame kian merebak di dunia media online. Satu perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) kini kerap menjadi payung bagi puluhan  portal berita daring, menimbulkan pertanyaan soal legalitas dan profesionalisme pers.

Tidak hanya itu, mereka juga membawa nama Dewan Pers dengan mencantunkan nomor atau kode yang menurutnya terdaftar di Dewan Pers.

Modus ini biasanya dilakukan dengan cara satu PT didaftarkan namun di bawah naungannya terdapat banyak nama media online yang menggunakan legalitas PT tersebut untuk mengklaim status perusahaan pers.

Praktik ini dikhawatirkan merusak ekosistem media yang sehat dan menabrak prinsip profesionalisme.

Bahkan logo lembaga negara-pun acapkali dipampang dan dijadikan logo media, menimbulkan keresahan publik.

Sejumlah pengamat pers menilai, fenomena ini tidak hanya berpotensi menyalahi aturan, tetapi juga mempersulit penegakan kode etik jurnalistik.

“Kalau satu PT menaungi banyak media tanpa manajemen redaksi yang jelas, ini rawan menjadi pabrik berita asal jadi. Akhirnya yang dikorbankan adalah kepercayaan publik terhadap media,” ujar Robert, pemerhati media, Selasa (12/8/2025).

Menurutnya, Dewan Pers harus segera turun tangan menertibkan fenomena ini, dengan memperketat verifikasi perusahaan pers dan memastikan setiap media memiliki badan hukum sendiri atau struktur manajemen yang jelas.

“Kalau dibiarkan, akan banyak media abal-abal yang berlindung di balik satu PT dan seenaknya mengklaim status resmi. Ini bisa jadi lahan subur bagi penyalahgunaan,” tegasnya.

Fenomena “PT seribu umat” dinilai juga berpotensi menjadi modus bisnis ilegal di sektor pers. Dengan hanya satu akta PT, pemilik dapat menjual “payung hukum” ke banyak media online yang ingin terlihat legal tanpa melalui proses pendirian perusahaan sendiri.

“Dewan Pers harus tegas. Kalau tidak, media berkualitas akan kalah bersaing dengan media instan yang hanya mengandalkan status numpang di PT,” pungkas Robert.

  • Penulis: Dick

Rekomendasi Untuk Anda

  • TMMD Pamekasan Resmi Dimulai

    TMMD Pamekasan Resmi Dimulai

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Rama
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pamekasan- Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 125 tahun 2025 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur secara resmi dimulai, Rabu (23/7/2025). Upacara pembukaan TMMD itu berlangsung di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah tersebut dibuka langsung oleh Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman. Bupati Kholil mengatakan, program TMMD […]

  • Kalapas Cipinang Komitmen Bangun Kedisiplinan Tanpa Kompromi

    Kalapas Cipinang Komitmen Bangun Kedisiplinan Tanpa Kompromi

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Ujang
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jakarta- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, kembali tegaskan komitmennya dalam membangun Lapas sebagai institusi yang bersih, disiplin, dan berintegritas tinggi. Hal itu ia sampaikan secara langsung saat memimpin apel serah terima regu jaga malam. Apel pergantian regu jaga ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum penguatan komando dan konsistensi tugas dalam […]

  • Kominfo Sampang Gelar Bimtek

    Kominfo Sampang Gelar Bimtek

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sampang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sampang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Aplikasi Website Perangkat Daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kominfo Sampang mulai Rabu hingga Kamis, 3–4 Desember 2025. Bimtek menghadirkan narasumber dari Dinas Kominfo Sampang, yakni Mu’ammal Hamidy, S.Kom., dan Ach. Muqaddam, S.Kom. Peserta kegiatan terdiri dari berbagai perangkat daerah, […]

  • Rokok Ilegal Geboy Diduga Kuasai Pasar Gelap Madura hingga Nasional, Nama Haji Fahmi Pamekasan Terseret

    Rokok Ilegal Geboy Diduga Kuasai Pasar Gelap Madura hingga Nasional, Nama Haji Fahmi Pamekasan Terseret

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Pamekasan — Peredaran rokok ilegal di Madura kembali memantik sorotan tajam publik. Kali ini, merek Geboy disebut-sebut menguasai pasar gelap dan beredar luas tanpa pita cukai resmi. Di balik masifnya distribusi tersebut, nama seorang pengusaha berinisial Haji Fahmi diduga ikut mengendalikan jaringan produksi dan peredaran rokok ilegal itu. Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebut aktivitas […]

  • Apel Kebangsaan BNNP Jawa Timur di Pamekasan

    Apel Kebangsaan BNNP Jawa Timur di Pamekasan

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menggelar Apel Kebangsaan pada Senin, 8 Desember 2025 di Lapangan Nagara Bhakti, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah, aparat, serta masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di Jawa Timur, khususnya di wilayah Madura. Apel kebangsaan tersebut diikuti oleh jajaran BNNP Jawa Timur, aparat TNI/Polri, […]

  • Skandal Toko Kelontong Rutan Sumenep Diduga Jadi Ladang Bisnis Oknum

    Skandal Toko Kelontong Rutan Sumenep Diduga Jadi Ladang Bisnis Oknum

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    SUMENEP – Lembaga pemasyarakatan seharusnya menjadi benteng moral dan tempat pembinaan narapidana, bukan disulap menjadi pusat bisnis gelap berkedok pembinaan. Namun realita pahit terungkap di Rutan Kelas IIB Sumenep. SENIN, 28/7. Bangunan semi permanen berbentuk toko kelontong kini berdiri mencolok di area pelayanan rutan, tanpa papan informasi, tanpa transparansi, dan penuh misteri—menyisakan pertanyaan tajam: siapa […]

expand_less