Senin, 15 Jun 2026
light_mode
Beranda » Hukum » Borok Lapas Pamekasan Terkuak: Narkoba, Kamar, hingga Mamin Napi Dipertanyakan

Borok Lapas Pamekasan Terkuak: Narkoba, Kamar, hingga Mamin Napi Dipertanyakan

  • account_circle AMR
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • visibility 180

PMK – Dugaan penyelundupan narkoba oleh oknum petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan kembali mengguncang kepercayaan publik. Penjara yang seharusnya menjadi ruang pembinaan justru kembali disorot sebagai tempat rawan praktik gelap yang diduga telah berlangsung lama dan berulang.

Seorang oknum petugas lapas berinisial AK diamankan pada Minggu, 11 Januari 2026, setelah diduga tertangkap tangan hendak menyelundupkan narkoba ke dalam lapas. Penangkapan tersebut dilakukan oleh Petugas Pengamanan Utama (PPU) dan langsung memicu kegemparan internal.

Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah tegas dengan melakukan investigasi menyeluruh serta melaporkan kasus itu ke Polres Pamekasan.

“Yang bersangkutan saat ini menjalani pemeriksaan lanjutan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, baik secara kepegawaian maupun hukum,” ujar Syukron.

Namun, di luar proses hukum yang berjalan, suara kritis datang dari kalangan aktivis. Jauhar Karim, Aktivis Madura, menilai kasus ini bukanlah peristiwa tunggal atau baru, melainkan bagian dari persoalan lama yang belum ada penawar di balik tembok lapas.

Menurut Jauhar, isu ketidakberesan di dalam lembaga pemasyarakatan Pamekasan telah lama menjadi rahasia umum. Dugaan adanya praktik jual beli kamar, fasilitas khusus bagi warga binaan tertentu, hingga peredaran barang haram juga diduga telah bergulir sejak dulu.

“Ini kayak sinetron saja. Lapas, lapas lagi, lapas lagi. Seolah-olah selalu kaget, padahal ya begitulah,” tegas Jauhar.

Tak hanya soal narkoba dan fasilitas, Jauhar juga menyoroti persoalan makanan dan minuman bagi warga binaan yang dinilainya kerap jauh dari kata layak. Ia menyebut keluhan soal kualitas konsumsi di dalam lapas sering terdengar, namun jarang mendapat perhatian serius.

“Masalah makan dan minum juga jangan ditutup-tutupi. Banyak yang mengeluh porsinya kurang, kualitasnya seadanya, bahkan tidak jarang tidak layak. Ini soal hak dasar manusia,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut semakin memperlihatkan ironi di dalam lapas. Di satu sisi, beredar isu fasilitas eksklusif bagi napi tertentu yang mampu membayar, sementara di sisi lain, warga binaan biasa harus bertahan dengan kondisi konsumsi yang minim dan memprihatinkan.

Lebih jauh, Jauhar mengkritik keras pola penanganan yang dinilainya hanya menonjolkan pencitraan. Menurutnya, penindakan kerap terlihat tegas di depan kamera, namun tidak menyentuh akar persoalan di dalam lapas.

“Sekarang ini kebanyakan hanya gaya-gayaan di kamera dan seremonial. Padahal kondisi di dalam itu sangat miris,” katanya.

Kasus di Lapas Pamekasan ini kembali memperkuat sorotan publik terhadap efektivitas pengawasan internal serta komitmen nyata pemberantasan praktik ilegal di lembaga pemasyarakatan. Meski pihak lapas menegaskan kebijakan zero tolerance, masyarakat menuntut pembenahan menyeluruh, bukan sekadar sanksi terhadap oknum.

Sementara itu, proses hukum terhadap oknum petugas AK masih berjalan.

Aparat penegak hukum masih mendalami motif, alur penyelundupan, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
Skandal ini menjadi alarm keras bahwa tanpa pengawasan ketat dan reformasi sistemik, lapas berpotensi terus menjadi ruang abu-abu—tertutup rapat dari luar, namun sarat persoalan di dalam.

  • Penulis: AMR

Rekomendasi Untuk Anda

  • PR Semesta Raya Diduga Produksi Rokok Ilegal, Edarkan ke Jawa Timur dan Media Sosial

    PR Semesta Raya Diduga Produksi Rokok Ilegal, Edarkan ke Jawa Timur dan Media Sosial

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, Perusahaan Rokok (PR) Semesta Raya yang beralamat di Dusun Selatan, Desa Toronan, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, diduga kuat memproduksi rokok ilegal berbagai merek dan varian rasa tanpa izin resmi. Berdasarkan informasi yang diterima, perusahaan dengan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) 3528040706830008-070213 itu diduga mengedarkan rokok ilegal bermerek inisial PM, MB, dan MM […]

  • Daya Tarik Wisata Air Terjun Toroan Sampang

    Daya Tarik Wisata Air Terjun Toroan Sampang

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Jon
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sampang -Air Terjun Toroan adalah salah satu destinasi wisata alam yang menakjubkan di Sampang, Madura. Terletak di Desa Toroan, Kecamatan Tambelangan, air terjun ini menawarkan pemandangan alam yang eksotis dengan suara gemericik air yang menenangkan. Dengan keindahan alam yang luar biasa, Air Terjun Toroan menjadi tempat yang sempurna untuk berlibur dan menikmati ketenangan jauh dari […]

  • Bupati Bangkalan Tinjau Taman Rekreasi Kota

    Bupati Bangkalan Tinjau Taman Rekreasi Kota

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Duta
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Bangkalan – MENJELANG perhelatan akbar Lomba Renang Bupati Cup se-Indonesia, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, melakukan peninjauan langsung ke Taman Rekreasi Kota (TRK) yang berada di belakang Stadion Bangkalan, Kamis (24/07). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan selama perlombaan berlangsung. Dalam kunjungannya, Bupati menekankan pentingnya kelayakan dan kelengkapan fasilitas yang tersedia […]

  • TMMD Pamekasan Resmi Dimulai

    TMMD Pamekasan Resmi Dimulai

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Rama
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Pamekasan- Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 125 tahun 2025 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur secara resmi dimulai, Rabu (23/7/2025). Upacara pembukaan TMMD itu berlangsung di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah tersebut dibuka langsung oleh Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman. Bupati Kholil mengatakan, program TMMD […]

  • Rokok Ilegal BONTE Diduga Milik Bos MMG Pamekasan Bebas Beredar, Warga Pragaan Disebut Terlibat Pengemasan sebelum Dikirim ke Berbagai Daerah

    Rokok Ilegal BONTE Diduga Milik Bos MMG Pamekasan Bebas Beredar, Warga Pragaan Disebut Terlibat Pengemasan sebelum Dikirim ke Berbagai Daerah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    MADURA – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai di wilayah Madura kembali menjadi perhatian publik. Salah satu merek yang kini menjadi sorotan adalah BONTE, yang disebut-sebut masih bebas beredar di sejumlah daerah meski aparat telah beberapa kali melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Sorotan tersebut semakin menguat setelah aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pengangkutan rokok […]

  • Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Impor Gula

    Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Impor Gula

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta – Mantan Menteri Perdagangan periode 2015–2016, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong, divonis 4 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus importasi gula di Kementerian Perdagangan pada periode jabatannya. “Menyatakan terdakwa Tom Lembong telah terbukti secara sah dan meyakinkan […]

expand_less